Daun Mint
Daun mint (Mentha Cordifolia) mempunyai aroma wangi dan cita rasa dingin menyegarkan. Aroma wangi dan semriwing daun mint disebabkan kandungan minyak asiri berupa minyak menthol. Daun ini mengandung vitamin C, provitamin A, fosfor, besi, kalsium dan potasium.
Serat, klorofil dan fitonutrien juga banyak terkandung di dalam daun mint. Daun mint dipercaya dapat memulihkan stamina tubuh, meredakan sakit kepala, mencegah demam, mempunyai sifat antioksidan pencegah kanker dan menjaga kesehatan mata.
Banyak orang bingung mengolah daun mint. Sebagian orang menganggap daun mint hanya sebatas sebagai hiasan kue, puding atau minuman. Padahal daun ini bisa diolah menjadi beragam masakan, seperti sebagai bumbu seafood, campuran salad, campuran jus, campuran teh atau tumisan.
Mint adalah tanaman populer yang banyak mengandung manfaat. Aroma dan rasa mint yang digabungkan dengan bahan lainnya membuat tumbuhan ini digunakan sebagai produk kecantikan, pasta gigi, permen karet, sampo dan lainnya.
Sebagian produsen pasta gigi telah banyak menggunakan aroma pepermint sebagai rasa yang alami. Pepermint juga digunakan untuk merawat gigi karena kandungan antiseptiknya dapat melindungi gigi dari mikroba dan kuman. Rajin mengkonsumsi pepermint akan membuat mulut tetap sehat dan nafas menjadi segar.
Pepermint juga bisa menghilangkan stres. Secangkir teh mint bisa membuat pikiran menjadi tenang. Selain itu, mint juga bisa menghilangkan racun yang ada dalam tubuh karena mint bersifat diuretik dan anti mikroba.
Mencampurkan teh mint ke dalam air mandi bisa menghilangkan kelelahan. Campuran dua tetes minyak mint dan dua ons air yang disatukan ke dalam sebuah botol dapat anda gunakan sebagai kondisioner dengan cara menyemprotkannya pada rambut.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar